edugayahidupblog - Blog
Jan
6
2016

Renungan Harian Tips Memilih Jodoh Hidup Kristen

Setiap pribadi menginginkan unsur terbaik tercipta dalam kehidupannya. Tak sama sekali materi, tendensi ataupun telatah tetapi juga salah satu yang teramat krusial yaitu setelan hidup. Sebagaimana pada tulisan sebelumnya baca juga "Arti penting sebuah pernikahan" jika pernikahan sungguh seperti satu buah pekerjaan dan barang yang bisa dipilih dengan gampang dan bisa ditinggalkan seandainya sudah bukan baik dari sisi kita.

Akad nikah lain dari pada sesuatu lain, sendi suksesnya perjodohan dimulai mulai bagaimana bersikap bijak di memilih partner hidup bertolak pada firman Tuhan dan sungguh keinginan sendiri. Sebab hasrat datangnya daripada Tuhan & Tuhan tunggal yang mau menumbuhkan gemar itu pada diri di setiap manusia utk dapat menemukan pasangan tampak yang sesuai dan selevel.

Berikut renungan harian beberapa dasar alkitab tentang cara memilih setelan hidup yang baik

1. Belajar dr kisah hasrat Yakub menggunakan rahel. Yakub harus mati-matian mendapatkan Rahel yang dicintainya dengan tulus. Selama 14 Tahun ia harus hidup pada laban namun tenggat itu berasa singkat baginya karena pokok hatinya yang tulus mengasihi rahel.

2. Belajar daripada kisah muncul Ishak & Ribka tuturan 24: 1-67. Abraham menyeleksi pasangan kehidupan yang seiman bagi ishak, takut hendak Tuhan & yang berhati mulia menyerupai ribka. Eliezer menikuti tamsil dari Tuhan dalam menyeleksi pasangan hidup yang elok bagi ishak dan berdoa dalam di setiap keputusan.

Berkat%2BBapa%2BMelimpah.jpg

3. Belajar dari kisah muncul maria serta Yusuf Matius pasal 1: 18-25. Maria dan yusuf tidak menyandarkan segalanya cuma pada mereguk cinta, peralatan atau rangka dalam menelaah pasangan ribut tetapi pun karakter dan petunjuk dr Tuhan. Yusuf dan Maria tetap patuh memelihara virginitas mereka sampai Tuhan menunjukkan waktu yang tepat. Yusuf tidak relasi merasa bobot dalam tanggungjawab yang Yang mahakuasa berikan kepadanya.

"Apa yang didapat secara mudah akan lepas beserta mudah, tetapi apa yang susah kalian dapat dengan tetap dipelihara sampai simpulan dan terpenjara kuat dalam hidup"

Sebagai remaja Kristen kita tdk boleh memilih pasangan hidup secara turun-naik karena mau memunculkan bermacam-macam masaalah / kekecewaan penyesalan pada kesudahannya. Kisah wajah alkitab melepaskan inspirasi bahwa cinta yang tulus dan sejati cuma kita bisa raih kalau bersandar di dalam kehendak dan petunjuk atas Tuhan.

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 328201

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.099279880523682sekunder