edugayahidupblog - Blog
16
2015

Seru dengan Film Drama GGS Returns

Abdi tau sinetron satu terkait. Jelas lah! Lha wong saya berikut termasuk pengagum rahasianya kok (meski saat ini sudah bukan rahasia lagi). Tapi setau saya sandiwara ini sudah tamat entah bagaimana endingnya.

ricky-harun-ggs-episode-122-1.jpg

Anak-anak didepan saya ini langsung pula bersemangat berkisah soal GGS ini tanpa diminta. Judulnya menjadi GGS Returns. Seketika yang terbit dipikiran beta adalah Batman, bukan vampir ataupun serigala ganteng. Dulu saya oleh karena itu tau, GGS Returns berikut bukan kelanjutan dari GGS yang sebelumnya meski dengan pemain-pemain lelet. Tokoh-tokoh pada sinetron terkait pun selalu diceritakan untuk pelajar SMA. Kok praja SMA? Akur maklum lah ya, tonil ini cenderung pada film Twilight agaknya. Jadi sebisa mungkin dibikin mirip-mirip. Dan ini yg bikin beta memutuskan menjadi penggemar intel. Bisaan bener dah ceritanya (dipaksa) seolah-olah sama cerita Abang Edward sama Mpok Bella.

Namun gimana sungguh, meski hamba ini pemuja rahasia tonil sinetron ggs returns terkait, jujur aku tidak seantusias anak-anak itu dengan kembalinya sinetron GGS ini. Rupanya senang, saya malah oleh sebab itu was-was. Galau GGS secara baru berikut sama sekadar dengan GGS sebelumnya. Kalo kata KPI sih, sandiwara ini gak mendidik. Di sekolah mestinya banyakin babak belajar. Senyampang adegan murid yang juga berdebat sama guru soal teori gravitasi atau skema apa lah gitu. Lha di sinetron-sinetron, sekolah sekiranya jadi tempat pamer siapa yang mengelokkan gaul & trendy, buat nyari teman, PDKT, sampe mesra-mesraan berdua.

Siap-%E2%80%9CNongol%E2%80%9D-di-SCTV-GG

Dan sialnya, sinetron berikut banyak ditonton sama anak-anak kecil dengan masih kanak-kanak itu. Tersebut juga yg bikin hamba kagum setara sinetron ini, meski ceritanya nganu, sandiwara ini digandrungi sama bocah-bocah yang masih pake setubuh[ki] putih-merah. Ditiru pula. Sampe kesel sendiri lihat wibawa BBM atau facebook adik-adik saya secara masih SD atau SMP, temanya selamanya seputar pacaran. Lagi tergila-gila sama si itu lah, ngerayain anniversary setaun turunan lah, geger karena diputusin lah, mual karena dijadiin pelarian lah, dan tidak sedikit lagi yang bikin hamba enek sendiri. Untuk profesi percintaan, aku yang umurnya sudah semakin dari 20 tahun malang sama remaja-remaja labil ini.

Kalau abdi ini tokoh sinetron pilau Mbak dan Mas yang cantik juga ganteng tersebut, barangkali abdi bakalan menjadi aktris paling selektif se-Indonesia. Emoh abdi ikut membintangi sinetron-sinetron dengan isinya terus-menerus ngajarin anak-anak Indonesia gimana peluk-pelukan bertumpu pasangan secara belum halal. Sayangnya, yg idealis siasat saya begini gak mempunyai tampang sesuai buat mejeng di penghalang kaca. Dan sayangnya sedang, sedikit sangat yang tampangnya sering ulang-alik di layar kaca tersebut mau hirau apakah drama yang dia bintangi menganjurkan dampak afirmatif atau rendah bagi anak-anak Indonesia. Apa pun sih enaknya punya jutaan fans akan tetapi yang situ lakukan telanjurkan semakin mengoyak moral anak-anak?

Dan sekarang, GGS sudah biasa returns. Walaupun saya takut adik-adik aku yang tetap lugu tersebut bakalan tambah sibuk beserta urusan cinta-cintaan, tapi tiada salahnya kan berpikir eksplisit. Yah, hendaknya saja sandiwara GGS Returns ini belajar dari kesalahan sebelumnya. Tan- sampai mengidap semprot KPI lagi sebab isi tonil yang kosong melompong, tiada nilai-nilai konklusif yang siap mendidik serta menginspirasi anak-anak dan remaja-remaja Indonesia. Plus hanya kibas dungu dengan bisa rontok pada lubang yang sama

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 216741

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0,60929703712463sekunder