gurugayahidupnet - Blog
Jan
5
2016

Trik Memilih Keris yang Indah

Agar gak tertipu dalam usaha memperoleh keris, mesti dipahami kalau tidak segala keris yang tampilannya dengan awam menawan, dengan garapan yang rumit, dan uraian mempunyai peringkat yang menjulang.

Klasfikasi berlandaskan Waktu Pembuatan

Berdasarkan zaman pembuatan muncul beberapa pengertian penyebutan tentang keris. Yang pertama berkaitan dengan penundaan dan yang kedua mengelakkan berdasar lambat dan pertama.

Konsep Penundaan

Dari rujukan benda bertuah alami yang tersedia, secara global muncul 2 konsep yang dianut per kalangan penggemar/pemerhati keris, Saran Penangguhan prima dengan membagi keris untuk penangguhan Terlambat (masa prolog kerajaan Mataram Kuno sampai berdirinya Negeri Kahuripan, sahaja juga dikenal sebagai Tangguh Purwocarito), Madya Kuno (Masa Pemerintahan Singosari, Rimba, Kediri) Gaek Tengah (Masa Kerajaan Pajajaran, Majapahit, Blambangan), Tengahan (Masa Kerajaan Pengging, Demak, Mengekspos mendekorasi, sampai Mataram Sultan Agung) dan Nom (Masa Negeri Kartosuro, Surakarta, Yogyakarta cukup pertengahan masa XIX). Postulat Penangguhan Ke-2 terkait tanda berdirinya pihak berkuasa dan wilayah (sekilas dapat dilihat di dalam tulisan sebelumnya).

Konsep Keris Lama & Baru

Keris%20Pamor%20Junjung%20Drajad%20Asli%

Berdasarkan konsep berikut keris dibagi menjadi dua golongan buntal, yaitu Keris lama yang terdiri bagi keris tua bangka dan nem-neman, dan Keris baru. Penggolongan keris lapuk adalah Keris yang disusun sebelum selesai abad XIX dan Keris baru adalah keris yang dibuat sesudah pertengahan masa XIX. Yang disebut Keris tua & nem-neman otonom ada kaum pendapat, rumpang lain bahwa yang dibilang keris tua bangka adalah Keris yang terbuat pada perihal kerajaan Majapahit dan sebelumnya. Pendapat berbeda menyatakan kalau keris yang dibuat saat masa pemerintahan Mataram Sultan Agung serta sebelumnya siap dikelompokkan sebagai keris uzur. Pada prinsipnya dengan kondisi fisik yang sama keris lama secara umum nilainya lebih tinggi mulai keris baru.

Klasifikasi berlandaskan keaslian (originality)

keris+mesem.JPG

Berdasarkan pola ini saya mengenal Keris asli (utuh dan tidak utuh), Keris besutan serta keris owah-owahan. Keris pasti adalah Keris yang tidak menyebrangi perubahan paham pada bilah yang bisa menyebabkan perubahan dhapur serta juga tidak mengalami penambahan pamor yang dilakukan di rentang waktu yang jauh setelah keris jadi. Penggantian kepala keris masih dapat disebut tidak menyabot keaslian Keris, demikian pun dengan penghargaan kinatah dan sinarasah.

Keris besutan berasal dari Keris lama yang karena memilikinya aus paling utama pada sosok tajam Keris yang diproses menjadi halus kembali tanpa merubah dhapur atau nama keris. Sesuai diketahui, bahwa logam di dalam keris lama kadang saat sisi tajamnya membentuk setara keropos patut atau istilahnya ngeron tebu. bagian berikut yang dihaluskan dengan tujuan untuk keindahan dan pun pengawetan. Kinerja dari besutan mengakibatkan luasan bilah Keris menjadi semakin ramping. Beberapa penggemar Keris kurang setuju proses yang ada, tetapi sekitar yang lain suka dengan alasan untuk pelestarian keris, sebab kondisi ngeron tebu semakin lama dengan membuat Keris keropos serta patah.

Tags : keris kuno

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 291436

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.093791961669922sekunder