infogayahiduppusat - Blog
March
7
2015

Uraian Kognisi dan Persetujuan Psikologi Kognitif

Hikmat ‘kognisi’ adalah pelaksanaan atau proses menyalin pengetahuan termasuk penafsiran, perasaan dsb, ataupun usaha menggali zat melalui pengalaman swasembada. Proses pengenalan, & penafsiran lingkungan sambil seseorang, hasil pemerolehan pengetahuan.

Kognisi -> kesadaran -> pemahaman

Penangkapan adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang di dapatkan atas proses berfikir menjinjing seseorang atau zat. Proses yang dijalani adalah memperoleh saran dan memanipulasi pesiaran melalui aktivitas menuakan, menganalisis, memahami, berpendapat, menalar, membayangkan serta berbahasa. Kapasitas / kemampuan kognisi sahaja diartikan sebagai kepandaian atau intelegensi. Faktor ilmu yang meneliti kognisi beragam, diantaranya adalah psikologi, pendapat, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kepercayaan ataupun pengetahuan seseorag tentang sesuatu dipercaya dapat memengaruhi sikap itu dan pada walhasil memengaruhi prilaku ataupun tindakan mereka tentang sesuatu. Mengubah warta seseorang akan jasad dipercaya dapat menyangkal prilaku mereka.

bermain.JPG

Histori singkat psikologi kognitif

psikologi kognitif untuk pengertian dan definisi guna studi tentang pengetahuan, proses-proses mental yang mendasari prilaku oknum meliputi berbagai subdisiplin termasuk memori, belajar, persepsi dan penyelesain masalah.

Sejarahnya merupakan telah berkembang dengan perantara nabi beberapa fase pikiran tentang introspeksi, lulus memasuki pengondisian klasik bersama Thorndike kemudian beralih ke behaviorisme Pavlov, Watson dan Skiner.

Karyanya dimasa kini yaitu beserta meningkatnya kecanggihan ilmu tentang otak kuat ini, termasuk jalan, kelanjutan, kemajuan, kronologi, pertambahan, pertumbuhan, perubahan, perurutan, urut-urutan, teknologi-teknologi baru sebagaimana pencitraan otak, memberikan kemungkinan bagi sentralisasi pengetahuan psikologi & neurifisiologi dan munculnya disiplin-disiplin baru menyerupai ilmu kognitif serta neuropsikologi.

Area-area secara utama dalam ilmu jiwa kognitif adalah kesan fisual, atensi, memori, bahasa, berfikir, pengembalian keputusan

Kognisi menyandang istilah ilmiah guna proses berfikir (process of thought). Dengan etomologis berasal dari bahasa latin cognoscere yang artinya mengerti, to how to recognize.

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 356120

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.088563919067383sekunder