infogayahiduppusat - Blog
Sept
17
2015

Teknik Wisata Keluarga dalam Hari Lebaran

Selain bersilaturahmi dengan tetangga, kerabat dan saudara tolan, momen ldulfitri juga dimanfaatkan buat berwisata bersama keluarga. Maklum, kapan sedang bisa kumpul syahda. Mumpung liburan cuti lebaran yang cukup panjang, maka besar yang memboyong keluarga besarnya ke tempat-tempat wisata terdekat dalam kotanya. Namun tempat lebaran sangat eksentrik dengan hari gaib karena membuat tempat-tempat tersebut menjadi penuh sesak.

Untuk mengantisipasi masalah yang tidak diinginkan, kita perlu memperhatikan tempat wisata kurang lebih hal ketika pelesir bersama keluarga. Antara lain:

1. Mengangkat makanan sendiri. Lebih baik kita merias bekal makanan dari rumah. Kita tak bisa membeli persembahan secara leluasa di tempat wisata. Dalam suasana lebaran, susah untuk mendapatkankan target. Pertama, kita harus antri lama namun perut sudah kelaparan. Kedua, harga target naik menjadi lotak, jauh lebih mahal dari harga biasanya. Ketiga, jumlah sasaran dan pedagangnya sangat terbatas. Dan keempat, makanan tersebut tidak bisa dijamin higienis. jadi, untuk amannya, kita membawa persembahan sendiri.

wisata+cipanas.jpg

2. Membawa tikar dan peralatan piknik. Di daerah wisata tidak jumlah tempat yang siap membuat orang duduk-duduk istirahat sekeluarga. Banyak tempat yang dapat diduduki atau status taman sangat unik, padahal kita tak mungkin jalan penumpu terus. Memang tersedia yang menyewakan tikar, tapi tarifnya patut. Kalau bisa putusan uang mengapa bukan? Apalagi tikar-tikar secara disewakan dalam stan kurang baik serta kotor. Kita siap bercengkerama dan mereguk bekal makanan pada atas tikar yang dibawa dari rumah.

3. Awasi anak-anak. Orang tua seringkali taksir untuk menjaga anak-anaknya karena asyik melihat obyek wisata. padahal pengunjung begitu penuh, anak-anak dengan mudah dapat tersesat dan hilang di antara kerumunan. Awasi anak-anak secara baik, jangan sampai lepas dari pantauan. Ada baiknya jika itu dilatih untuk menghafal nama orang tua, bersama-sama alamat tempat tinggal. Apabila terjadi sesuatu, tersebut bisa mengatakan menurut petugas yang mewujudkan agar menghubungi ke-2 orangtua.

4. Jaga kebersihan. Ini salah satu hal yang paling memprihatinkan. Banyak orang dengan dengan seenaknya mencoret sampah sembarangan. Itu malas mengumpulkan sampah dan memasukkannya ke tong sampah yang tersebar di seluruh daerah wisata. Perilaku itu menggambarkan kepribadian orang yang tidak bertanggung jawab. Biasakan berdisiplin membuang kotoran ke tempatnya, kalian harus memilihara mayapada alam dengan baik.

5. Gunakan perantara yang fleksibel. Ada beberapa tempat wisata yang lebih mudah menggunakan kereta, terdapat juga yang dengan bus way, terselip juga yang beserta angkutan biasa. Pilihlah yang paling lentur ke tempat itu agar tidak terpenjara dalam arus ulang alik yang berkepanjangan. Kalau memang hendak mempergunakan kendaraan pribadi, carilah jalan alternatif yang lebih menyenangkan.

6. Sesuaikan dengan jumlah yang ada. lamun budget pas-pasan, tidak berwisata ke tempat-tempat yang mahal. Cari saja lokasi wisata yang murah meriah. Yang penting ialah kegembiraan bersama ras. Wisata murah dengan mengandung unsur tuntunan untuk anak-anak bertambah baik. Misalnya TMII atau kebun hewan Ragunan.

Tags : Tempat Wisata

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 276212

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.16534805297852sekunder