klikbisnispusat - Blog
Aug
14
2015

Trik Menjaga Senapan PCP secara Baik

Jumlah faktor yang menawan keberhasilan kita meraih hewan buruan kala turun hunting. Ada faktor kehandalan senapan, keterampilan menemukan memperoleh habitat hewan cepetan, keterampilan menemukan hotspot dan sasaran, keterampilan membidik, keterampilan menjunjung tembakan, hingga kinerja dalam mengambil hewan buruan. Dari sekian faktor tersebut dengan terpenting adalah unsur kehandalan senapan yang kita bawa berburu. Namun sebaik apa pun senapan yang kalian miliki jika tidak dirawat, tentu saja hendak membuat aktivitas berburu kita menjadi tak maksimal bahkan mengecewakan.

Suatu ketika hamba pernah turun berburu tupai di kerajaan Jeruju Besar, KEcamatan Kakap, Kabupaten Baluwarti Raya. Seperti lazimnya Kami turun bertiga bersama Pak Nasir dan Mas Gandung. Kami menemukan kubu tupai dengan warga yang cukup penuh. Namun, saya tidak berhasil menembak dgn tepat satupun korban. Setelah mengamati senapan, ternyata ada peri pada bagian peredam senapan PCP saya. Peredam yang terpasang tidak pas, sehingga mimis yang keluar menyentuh ujung peredam. Layak saja tupai secara dibidik selalu tertinggal. Pernah pula stan kegagalan mendapatkan satwa buruan karena settingan teleskop yang tidak kompatibel akibat pemasangan dengan kurang teliti & sekrup yang tidak liat. Sehingga antara jepitan target pada teleskop dan jatuhnya mimis tidak selaras. Relasi kejadian pula siklon yang tidak keluar dengan demikian mimis sumbat di dalam laras dan larinya peluru tak pasti dan setelah diteliti ternyata laras senapan PCP saya penuh dengan kotoran dibanding serpihan mimis. Supaya kita terhindar secara masalah seperti itu, ada baiknya kita rawat senapan PCP kita dengan sepenuh hati. Berkut trik merawat senapan PCP sejauh pengetahuan cetek yang saya miliki.

1. Membersihkan sesi luar senapan.

Sediakan kain kering dengan halus, laplah Senapan PCP Terbaru kita dengan perlahan. Hal itu perlu dilakukan terutama setelah pulang atas berburu. Karena kemunginan besar senapan PCP kita terkena percikan air dan debu dari arena berburu. Untuk laras potongan luar, setelah dilap sebaiknya kita lumuri minyak. Boleh minyak khusus senapan ataupun bisa juga minyak mesin jahit. Secara jelas jangan memakai minyak rambut, hihii. Kenapa harus dilumuri minyak? Pertama karena kebanyakan laras senapan PCP terbuat dari gemuk yang rentan berkarat. Walaupun laras aku sudah dibrownir, lazimnya ada bagian-bagian dalam luar laras aku yang tidak mendapatkan martabat brownir yang pas sehingga rentan dgn infeksi karat. KEdua, laras yang acap dilalui mimis memiliki suhu yang bergolak pada bagian dalam laras. Hal ini membuat udara yang mengalir di area lebih kurang laras lebih banyak. Dan apabila udara tersebut lembab maka hal ini akan membuahkan karatan pada laras senapan PCP tajuk mahkota kita. Selain laras yang perlu diminyaki adalah pada bagian drat per hamer di bagian belakang, engsel kokang peluru, serta drat depan laras teritori untuk memasang peredam. Untuk teleskop, sehabis dilapn menggunakan matras kering, pastikan di bagian sela teleskop bukan terdapat debu secara akan menganggu bagian-bagian telskop yang dapat diputar, seperti di bagian zoom, paralax, & turent. Pada bagian lensa kita dapat menggunakan cairan pembersih sebelah hadapan lalu menggosoknya memakai kain yang patut hingga kering dan kinclong.

Senapan-PCP-Bullpup-Predator-600x600.jpg

2. Membersihkan bagian Dalam Laras

Membersihkan bagian berikut tidak perlu terlalu sering. Ada yang menyarankan bahwa laras harus dibersihkan sesudah 300 kali tembakan. ada pula dengan menyarankan setelah 100 tembakan. Kita ambil yang tengah-tengah sajalah, hihii. Mengapa laras harus dibersihkan? Olehkarena itu serpihan timah bakal tertinggal di laras saat mimis bertarung dengan ulir baja pada laras kita. Apabila debu itu tidak diusir, tetap akan mengganggu sigap laras dari ruang picu ke ujung laras. Bayangkan satu rel kreta elektrik yang di atasnya dipasang sekrup-sekrup kuntet, betapapun besarnya medium api, pastilah akan tetap mengganggu sigap kereta api pada atas bantalan landasan kereta api tersebut. Lalu caranya bagaimana? banyak metodenya. Saya menggunakan patokan yang murah megah dengan cara menyimpulkan kain yang patut pada seutas utas pancing lalu petunjuk tali tersebut mulai tempat loading pelor. Dan ketika utas sudah keluar hela tali tersebut berdasar pada perlahan hingga tilam yang sudah kalian ikatkan keluar. Bilangan kain tak buleh terlalu besar, penuh sebesar peluru. tidak bubuhi kain dgn minyak karenalaras akan menjadi licin & itu akan mempengaruhi akurasi. Jika laras senapan jarang dibersihkan biasanya kain mereka akan berwarna warna hitam pekat. Itulah tepung mimis yang menempel di laras. Gantilah kain, ulangi tengah langkah diatas, sampai bersih. Perhatikan ketika kita mengikat lampit dengan tali, tan- sampai ada seksi tali yang berkecukupan pada bagian samping, sebab akan beresiko memproduksi laras menjadi kekufuran. Memang betul saluran pancing tentu lebih lembut dibandingkan mimis timah, namun sepatutnya kita hindari resiko tersentuhnya benda-benda yang tidak lembut dengan laras kita. Setelah laras bersih, tembakan tunggal atau dua kali senapan PCP tanpa pelor. Setelah itu minyaki bagian luar laras dan simpan senapan PCP kita.

3. Tas senapan. Tas senapan penting saja.

Carilah tas senapan yang waterproof, & terdapat tali pengikat pada bagian dalam secara dapat menjaga senapan tidak mudah bergerak pada saat dibawa. Dan pastikanlah tas senapan kita saja dalam keadaan polos. Ada baiknya menjemur tas senapan kita di dalam keadaan terbuka sejumlah kali dalam sebulan untuk menghindari tas senapan dalam keadaan lembab.

4. Mengencangkan sekrup tele.

Sekali2 periksalah sekrup dalam teleskop kita. Pastikan sekrup tersebut sedang dalam keadaan lantang. Jika kurang liat kencangkanlah. Dan pra dibawa turun tes dulu untuk meghindari perubahan zero di dalam telskop kita.

5. Isilah gas secukupnya. Tabung Senapan PCP lokal biasanya disusun dengan cukup memuaskan. Tapi jangalah mengisi gas dalam tolakan yang full. Saran saya maksimal disi dalam tekanan 2500 atau 500 Psi dibawah tekanan tertinggi yang diijinkan sama pembuat Senapan. Bahwa mau lebih damai lagi isikan gas Anda makismal 2000 Psi.

Tags : Senapan PCP

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 133952

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.10644507408142sekunder