klikbisnispusat - Blog
Sept
11
2015

Cara Sablon Kaos menggunakan Teknik Manual

Dalam dunia cetak saring atau printing ada kaum tahapan yang harus dilalui dari kegiatan pra cetak, peralatan sampai finishing. Selesai mengenal cara bersekolah membuat desain kaos distro, rasanya mesti mengetahui proses tips cetak sablon kaos.

Kualitas bahan super menentukan kualitas konklusi dari hasil kesuburan. Contoh, bahan katun combed memiliki gramasi yang beragam, mulai dari 20S, 24S & 30S. Semakin gede gramasinya maka kain semakin ringan dan tipis. Di lokasi kami menggunakan cotton combed 20s & 30s.

Ada sejumlah teknik dalam sablon kaos murah, yaitu teladan manual dan digital printing.

sablon+kaos+matraman.jpg

Teknik cap kaos manual, dimana proses dilakukan dengan proses cetak pedoman menggunakan screen serta rakel.

Berikut yakni tahapan bagaimana memahirkan cara menyablon kaos distro atau sablon kaos manual.

1. Setting Desain Kaos

Siapkan desain kaos yang akan di sablon sebelum dicetak sablon, kemudian edit desain kaos sebagai film sablon ataupun klise film cap yang siap dicetak sablon berdasarkan ragam masing-masing, dalam hal ini desain kaos harus di reaksi melalui pecah corak atau separasi corak tergantung desain kaosnya bisa berupa patron vektor atau bercorak sablon raster, anda bisa membuat terbagi warna menggunakan kalender coreldraw atau photoshop.

2. Tahap pra-afdruk

Tahapan ini meliputi pembersihan dan tata acara screen. Siapkan perkakas sablon yang dibutuhkan seperti sabun colek, air, kain spon. cuci screen cap menggunakan air dan sabun kemudian pada lap dengan menggunakan kain spon. sehabis bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini butuh karena sebelum pada afdruk screen mesti benar-benar bersih & kering.

3. Takat afdruk

Tahap ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen, & pencucian obat dalam screen. Siapkan aparat antara lain screen, obat afduk, kipas angin/hairdryer, alat perata screen/penggaris, campur obat afdruk cairan warna merah dan putih lantas masukan sedikit per sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan terkait screen tidak mampu terkena sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.

4. Tahap pemusnahan screen.

Proses setelah itu siapkan materi seperti kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Kediaman, taruh busa pada atas papan kemudian ambil screen yang sudah kita siapkan kemudian taruh screen dulu letakkan gambar yang telah diedit dan tempel diatas screen, sebelum desain kaos ini ditempel di screen terlebih dahulu olesi dengan minyak goreng, hal ini dikerjakan agar kertas pada gambar akan terobos sinar. setelah ini taruh kaca lebih dari screen.

Kemudian sinari screen dengan cahaya matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 datang 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) sebab jika terlalu lambat dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan rusak atau sulit untuk ditembus. setelah screen kita sinari, maka screen tersebut pantas dicuci untuk melenyapkan bekas obat. Di pencucian membutuhkan peranti penyemprot, biasanya memakai semprotan untuk mengelap burung, alat terkait digunakan untuk menggagas desain atau pelan yang terdapat pada screen.

5. Stadium penyablonan

Pada taraf ini, alat-alat dengan dibutuhkan antara unik: screen (yang sudah difilm), cat, meja sablon (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bahan (kaos). Ambil screen dan sehabis itu taruh tiras yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. jadi jadilah hasil sablonan.

Share on Facebook Back to the blog



Comments:


 
Panel title
Antal besøg: 134199

Lav en gratis hjemmeside på Freewebsite-service.com

Editing

-0.09465503692627sekunder